Rabu, 23 Maret 2011

Ekonomi media - Analisis Lingkungan Mikor Harian Top Skor


Analisis Lingkungan Mikro Harian Top Skor

A.    Top Management
Pengelolaan dari manajemen tingkat atas yang baik dan benar akan berpengaruh kepada kinerja perusahaan atau surat kabar yang kemudian juga signifikan mempengaruhi perkembangan surat kabar secara ekonomi.
Dampak kepada persaingan dengan kompetitornya adalah apabila manajemen melaksanakan planning, organizing, actuating, dan controlling yang baik kepada perusahaan serta karyawannya maka surat kabar dapat bersaing dengan kompetitornya.
            Dampak dari adanya tata kelola manajemen yang baik dengan melakukan planning, organizing, actuating, dan controlling terhadap perilaku atau budaya kerja dalam surat kabar adalah surat kabar tersebut memberikan hasil produk yang berkualitas, efektif, dan efisien.  Setelah dapat memberikan hasil produk yang berkualitas maka akan memberikan kepercayaan dari pengiklan untuk menempatkan iklan produknya di surat kabar tersebut.
            Penjelasan diatas-lah yang kemudian disadari oleh top management Top Skor. Entong Nursanto pemimpin perusahaan dari Top Skor jeli untuk mengelola bisnis ini. Ia mampu menempatkan orang-orang yang tepat, di tempat yang tepat pula. Pada awal akan didirikannya Top Skor, Entong mulai berpikir dan mencari siapa yang akan menduduki posisi-posisi penting di dalam top management Top Skor agar nantinya menciptakan tata kelola manjerial yang baik dan benar. Akhirnya Ronny Pangimanan yang bergabung ke Top Skor dan langsung menduduki jabatan wakil pemimpin umum dan menjadi salah satu pendiri dari harian Top Skor.
            Bung Ropan begitu biasanya Ronny Pangemanan disapa, menggodok  strategi perencanaan, organisasi, dan kontrol seperti apa yang kemudian akan diterapkan ke dalam kinerja Top Skor. Akhirnya mereka melihat peluang bahwa menjadikan Top Skor menjadi harian olahraga pertama dan terbesar di Indonesia. Keadaan yang diharapkan tersebut terasa kian mencapai target. Strategi cerdik dari Entong cs. Ialah menggandeng harian ‘La Gazzeta Dello Sport’ dari Italia yang sangat terkenal di Italia (kemudian juga bekerjasama dengan harian olahraga Spanyol : Marca ). Hasilnya? Terdapat deferensiasi Top Skor dengan media cetak olahraga lainnya. Top Skor hampir selalu memasukkan rubrik wawancara eksklusif dengan pemain-pemain dunia lewat hasil kerjasamanya dengan kedua media internasional tersebut. Sejauh ini masih sedikit yang menyediakan rubrik seperti itu di media cetak olahraga, walaupun ada tingkat frekuensinya masih kalah dibanding Top Skor.                   Hal itu telah menjadi trade mark bahwa TopSkor merupakan satu-satunya koran yang menggandeng koran besar di Italia dan Spanyol tersebut. Manajerial Top Skor yang baik dibuktikan dengan diperolehnya penghargaan dari salah satu organisasi di Indonesia dan puncak kebanggan TopSkor adalah diraih saat bersamaan dengan puncak peringatan HAORNAS 2010, TopSkor berhasil meraih piala Sanggraha Krida yang diserahkan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alifian Mallarangeng di Jakarta beberapa waktu lalu dengan Kriteria terpilih berkat peran aktifnya dalam mendukung pengembangan olahraga di tanah air melalui berita-berita yang membangun dan memotivasi secara konsisten.
            Efek dan peluang  dari strategi dan kontrol dari top management Top Skor tersebut kembali lagi menyoal tentang ekonomi. Dengan adanya strategi dan kontrol manajemen yang baik maka pengiklan akan peraya untuk memuat iklannya pada Top Skor. Bahkan provider XL hampir setiap Top Skor naik cetak mencantumkan iklan produknya di lembar-lembar harian Top skor.
            Begitulah dimana fungsi dan posisi top management jika dapat melakukan planning, organizing, actuating, dan controlling yang baik maka juga akan menghasilkan profit baik itu secara believe maupun materi.

B.      Keuangan
Forecasting yang tepat mengenai kesesuaian tarif iklan yang berlaku atau ditetapkan sebuah surat kabar, target pasar, waktu, tingkat penjualan, dan laba yang akan diperoleh maka cash flow perusahaan akan berjalan stabil. Dampak bagi persaingan perusahaannya akan mengakibatkan sistem keuangan yang sehat dan tepat bagi perusahaan. Pun konsumen baik itu konsumen pengiklan atau konsumen pembaca akan memlilih penetapan harga yang paling sesuai dengan apa yang ditawarkan oleh surat kabar tersebut. Peluang yang nantinya akan menjadi keuntungan dari penetapan harga dan sistem yang tepat akan menimbulkan kepercayaan konsumen pengiklan untuk mau memuat iklannya di surat kabar tesebut.
Hal itulah yang disadari oleh Top Skor. Untuk iklan dalam harian Top Skor mayoritas terdiri dari dua tipe, yaitu iklan yang nantinya ditampilkan pada halaman headline dan (kumpulan ) iklan pada satu halaman Top Pariwara. Dalam sistem tarif iklan di Top Skor ada dua kategori. Kategori pertama adalah iklan berwarna (kolom) seharga                   Rp 45.000 /mm kolom. Kategori kedua adalah iklan baris yaitu seharga  Rp 25.000 / baris. Dilihat dari komposisi penempatan jumlah iklan Top Skor memang tidak menyediakan lebih banyak tempat dan cenderung mengambil profit dari harga beli langsung oleh konsumen pembaca yang seharga Rp 35000 dengan jumlah halaman 16 buah. Dengan sirkulasi sebesar 800.000 eksemplar maka juga dapat menghasilkan profit yangbesar.  Tetapi hal-hal tersebut bisa berubah jika Top Skor dihadapkan pada momen-momen tertentu seperti piala dunia atau AFF Suzuki Cup. 
Untuk target pasar, Dengan harga yang sangat kompetitif yaitu         Rp 3500 pereksemplarnya diyakini mampu dijangkau oleh semua kalangan baik kalangan atas ataupun menengah kebawah.  Melalui berbagai kajian-kajian yang dilakukan tim redaksi TopSkor yang nantinya diharapkan menciptakan mitra usaha TopSkor, baik agen-agen koran, biro iklan maupun perusahaan lain.

C.    Kemamapuan Kru Redaksi

Kualitas dan kuantitas staf redaksi dalam peliputan dan pencarian serta penulisan berita berita yang berkualitas, aktual, dan faktual berpengatuh besar pada roda mekanisme berjalannya suatu perusahaan yang nantinya akan bermanfaat pada perkembangan bisnis perusahaan atau surat kabar tersebut. Pada konteks persaingan, segala aspek kredibilitas dan kemampuan staf redaksi dapat mempengaruhi surat kabar yang lainnya.  Lebih jauh apa yang dicerminkan oleh kru redaksi dalam setiap peliputan, pencarian, serta penulisan berita yang berkualitas akan berpengaruh dalam pembentukan pembaca surat kabar yang juga berkualitas.
Deretan “syarat” itulah yang kemudian diadopsi oleh Top Skor. Dalam setiap pemberitaan dan penulisan artikel yang dibuat oleh staf redaksi akan berprinsip pada langsung, lugas, dan ekslusif  sesuai slogannya. Staf redaksi dalam Top Skor merupakan orang-orang yang berpengalaman dari dunia olahraga kususnya sepakbola. Di pimpinan redaksi dijabat oleh Yusuf Kurniawan.  Lewat tangan dinginnya Top Skor memiliki ciri lugas dan independen dalam setiap pemberitaannya.
Selain itu adanya rubrik wawancara ekslusif dengan pemain sepak bola dunia lewat kerjasamanya dengan La Gazzeta Dello Sport dan Marca membuat apa yang dimuat dalam Top Skor kian berbeda dengan yang lain dan tentunya menarik.  Armada TopSkor juga diperkuat oleh wartawan-wartawan senior yang berbasis di Eropa seperti Luigi Garlando (wartawan senior La Gazzeta Dello Sport) dan Santiago Segurola (Wartawan senior Marca) serta analis ulung asal Spanyol Roberto Gomez (Wartawan Marca) yang senantiasa memberikan yang terbaik bagi pembaca di tanah air. selain itu kedudukan mereka di Eropa menjadikan mereka lebih cepat, lebih tepat dan lebih akurat  menyajikan berita-berita terbaiknya. Eropa yang merupakan benua basis sepak bola terbesar di dunia sudah menjadi kiblat sepak bola sejak lama. selain itu pembaca juga dimanjakan berita liga lainnya seperti Eropa, Asia dan Amerika Latin serta tidak lupa sepakbola dalam negeri.
Jadi, sejauh mana kualitas dari apa yang ditawarkan oleh Topskor akan menciptakan permintaan dari konsumen yang banyak pula. Tidak hanya itu apa yang disampaikan oleh Top Skor dapat membentuk daya kritis dan pengembangan diri dari setiap konsumen atau pembacanya. Misalkan dalam halaman-halaman seputar sepak bola nasional kadang terdapat artikel yang ‘berani’ menentang arus untuk mengungkap kebenaran. Contoh adalah ketika Top Skor memuat artikel tentang adanya isu mafia skor di tubuh PSSI. Itulah yang menjadi kelebihan dari Topskor langsung dan lugas.  TopSkor selalu menyajikan berita-berita eksklusif yang tidak didapatkan di koran manapun di Indonesia bahkan sekelas online pun tidak mampu menyajikan berita terekslusif dan berlisensi ini. walaupun menggandeng koran mapan di Italia dan Spanyol ini, TopSkor juga tidak lupa memberikan porsi yang besar bagi sepak bola liga Indonesia dan berbagai cabang olahraga lainnya terutama olahraga yang populer di Indonesia

D.       Peluang Top Skor Dihadapkan Pada Perkembangan Industri  Sepakbola
Perkembangan dari dunia sepakbola yang mengarah pada sebuah industri mengakibatan pada berubahnya apa yang diartikan sebagai ‘dunia sepak bola’. Saat ini sepak bola pada khusunya ataupun olahraga pada umumnya tidak dilihat sebagai sekadar kompetisi atau permainan saja, tetapi sudah menjadi sebuah komoditi ekonomi yang nilainya sangat besar.  Sepak bola sudah menjadi sebuah industri dilihat dari perputaran uang yang sangat besar. Sebagai contoh harga bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo yang dihargai sebesar puluhan juta euro ketika ditransfer dari Manchester United  jika harganya dikalkulasikan dapat memberikan seporsi burger Big Mac untuk seluruh penduduk Kanada. Sebuah contoh bagaimana betapa menggiurkannya industri sepakbola.
Selain itu perkembangan dunia sepakbola baik internasional maupun nasional berpengaruh dan menuntut pada permintaan  frekuensi siaran langsung sepakbola  yang hadir di televisi. Jika lima sampai sepuluh tahun yang lalu siaran langsung sepakbola mungkin hanya ada di akhir pekan, namun saat ini siaran langsung pun banyak yang ada pada pertengahan minggu.
Hal inilah yang cerdik dilihat oleh Entong selaku pemilik dari Top Skor dan Bung Ropan untuk membuat sebuah media yang dinamis mengikuti perkembangan faktor demand di dunia olahraga khusunya sepakbola. Sebelum hadirnya Top Skor, Tabloid Bola terbitan Kompas Gramedia merajai media cetak olahraga yang hadir dua kali dalam satu minggu. Dengan alasan dan asumsi bahwa konsumen membutuhkan informasi yang up to date maka diciptakanlah Harian olahraga pertama di Indonesia yang diyakini mampu memenuhi keinginan tahuan informasi tentang dunia olahraga dan sepak bola secara daily dan aktual. Hasilnya ? dalam 5 tahun setelah pertama terbit, Top Skor meraih prestasi pembaca terbanyak di wilayah Jabodetabek menurut Nielsen Media Index quarter 3 2010.

E.     Konsumen

Seperti menjual maut, pada awal kehadirannya  TopSkor bertaruh untung. Mengharap nasib baik, TopSkor ibarat David yang mencoba menantang dominasi Goliath yang selama ini diperankan oleh sebuah tabloid raksasa dwimingguan dengan bersegmen pandemen bola. Yaitu Tabloid Bola beserta dua kompetitorya Tabloid Go dan Tabloid Soccer. Namun, TopSkor cukup tahu diri atau bisa juga dikatakan ‘cerdik’. Mustahil melawan kedigdayaan dengan perang secara terbuka, ia justru memilih beradu taktik dan strategi. TopSkor sengaja memilih kala terbit harian dengan memantik keunggulan dalam hal aktualitas, bahkan melewati sang Goliath yang hanya mampu melayani pembacanya dua kali dalam sepekan. Jadilah, TopSkor menasbihkan diri sebagai harian olahraga pertama dan utama di Indonesia.
Entong dan Bung Ropan cerdik melihat demand dan perilaku konsumen akan kebutuhan informasi sepakbola yang up to date, bukan hanya sekadar dua kali dalam satu minggu. Siaran langsung olahraga yang kian sering dan perkembangan dunia seputar atlet yang juga terus berkembag membuka peluang untuk dibuatnya media olahraga yang aktual dan mendalam. Top Skor adalah solusinya.
Perilaku konsumen khususnya pembaca setia Top Skor pastinya selalu berkembang, misalnya dalam ranah demand. Itulah yang harus terus diperhatikan oleh Top Skor. Dengan adanya demand yang selalu berubah mendorong Top Skor untuk selalu produktif untuk menciptakan inovasi guna mencari konsumen yang baru dan mempertahankannya. Contohnya adalah ketika ada permintaan bahwa Top Skor sebaiknya menyediakan satu halaman yang berisi tentang Liga Primer Indonesia, maka secara reaktif redaksi Top Skor mempertimbangkannya dan akhirnya mengeksekusi perimntaan tadi. Satu halaman disediakan untuk membahas tentang Liga Primer Indonesia. Dan hasilnya juga diperkirakan memuaskan guna menyaring pecinta sepakbola nasional yang ‘baru’.

F.     Konsumen Pengiklan

Industri Advertising menjadi sangat diperlukan sebagai media perusahaan untuk mengiklankan produknya. Dampak pada persaingannya adalah surat kabar berlomba lomba bersaing mendapatkan klien dengan cara-cara yang kreatif guna mendapatkan keuntungan yang optimal. Efek yang diharapkan adalah konsumen atau pembaca surat kabar tersebut mampu menyerap informasi, persuasi, dan pesan dari produk yang diiklankan. Peluang beriklan di surat kabar apalagi yang tersegmentasi seperti Top Skor cukup menjanjikan khususnya yang orientasi produknya adalah produk olahraga.
Seperti setelah dijelaskan sebelumnya dalam sistem tarif iklan di Top Skor ada dua kategori. Kategori pertama adalah iklan berwarna (kolom) seharga  Rp 45.000 /mm kolom. Kategori kedua adalah iklan baris yaitu seharga  Rp 25.000 / baris. Ada pula yang menempatkan iklan produknya di halaman depan Top Skor. Dilihat dari komposisi penempatan jumlah iklan Top Skor memang tidak menyediakan lebih banyak tempat dan cenderung mengambil profit dari harga beli langsung oleh konsumen pembaca yang seharga Rp 3500 dengan jumlah halaman 16 buah.
Untuk beriklan di Top Skor sementara ini cocok untuk produk yang tidak terlalu memprioritaskan area atau jangkauan sejauh mana iklan poduk mereka akan dibaca atau dilihat. Hal tersebut dikarenakan jangkauan distribusi dari Top Skor yang terkonsentrasi di Jabodetabek dan Bandung, walaupun ada juga yang di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung. Namun, Top Skor sangat cocok bagi produk yang sedang memprioritaskan frekuensi kehadiran produknya di surat kabar yang berbasis olahraga. Dikarenakan Top Skor terbit daily serta didukung dengan jumlah pembaca yang menembus 800.000 pembaca dan menembus peringkat 1 untuk surat kabar di daerah Jabodetabek menurut Nielsen Media Index quartal 3 tahun 2010.

G.    Kompetitor

Surat Kabar Progol
Koran Olahraga Pro-GOL terbit harian meluncurkan edisi perdana pada 1 Juli 2009  dengan mengusung tagline “Inovatif Dan Inspiratif” Sebuah inovasi yang menginspirasi pembacanya untuk berprestasi lebih baik di bidang apapun. Dengan terobosan terbaru Pro-GOL berbeda ,tampil dalam format simpel, mudah dibawa, mudah dibaca, dengan tebal 12  halaman warna.

            Akibat pada struktur industri harian olahraga, revenue Top Skor bisa saja berkurang dengan adanya subsitusi atau pesaing media yang lain. Maka dampak yang terjadi pada persaingan adalah Top Skor dan Progol bisa saling mengancam. Konsekuensinya adalah konsumen pengiklan dan konsumen pembaca kemudian akan memilih mana yang lebih menguntungkan dan menarik. Oleh sebab iu maka terjadilah peningkatan kualitas dari masing-masing surat kabar untuk tampil lebih unggul.
            Progol dalam proses produksi dan promosinya menekankan kepada beberapa hal, yaitu :
·         Menjadi koran terdepan dalam inovasi di banyak sektor
·         Menggaransi terbentuknya keperacayaan publik melalui sajian produk yang berlandaskan objektivitas, kecepatan, dan ketepatan.
·          Murni berorientasi bisnis
·         Mengusung misi edukatif dan merangsang perkembangan budaya membaca
·         Turut memberikan kontribusi positif dan kritis dalam upaya mendorong pertum­buhan prestasi olahraga nasional.
Progol Memiliki beberapa keunggulan dibandingkan Top Skor, diantaranya :
·         Menyajikan secara lengkap dan tangkas serta beragam
·         Mengedepankan unsur visual dan grafis
·         Tarif iklan yan lebih murah yaitu Rp 17.500 / mm kolom
·         Rubrik yang lebih beragam
·         Start laporan khusus “Sea Games 2011” yang sudah dimulai
·         Harga yang Lebih murah Rp 2000
Poin pertama yang sangat mungkin bisa menjadi ancaman bagi Top Skor.  Progol dalam hampir setiap laporan utamanya disertai dengan data yang lengkap dan komperhensif  seperti statistik untuk menganalisis hasil dan prediksi pertandingan. Hal itu yang masih jarang terlihat dalam Top Skor. Untuk pembaca yang lebih suka melihat fakta-fakta seputar statistik dan sejarah jelas ini merupakan ancaman bagi Top Skor. Selain itu keragaman artikel dan rubrik juga ditemukan dalam Progol. Artikel seperti dari dunia NBA dan Formula 1 mendapatkan porsi yang lebih besar dibandingkan dengan Top Skor. Tidak menutup kemungkinan bahwa rubrik itulah yang bisa menjadi nilai unggul Progol dibandingkan Top Skor dimata para pengiklan bahkan konsumen pembaca







Poin “mengedepankan unsur visual dan grafis” jelas ini merupakan ancaman yang serius bagi keberadaan Top Skor. Memang jika dibandingkan produk cetak Top Skor dengan Progol memiliki perbedaan yang cukup jauh dilihat dari visual dan grafis. Progol tampil lebih menarik dengan banyaknya gambar dan juga tampilan yang full collour. Apabila Top Skor tidak menyiasatinya maka ini bisa menjadi titik lemah dan menjadi ‘alasan’ konsumen untuk berpindah ke harian Progol.  
Poin ketiga menyangkut pada tarif iklan di Progol. Tarif yang lebih murah dibanding dengan apa yang ditawarkan pada Top Skor bisa menjadi ancaman. Apabila oplah Progol terus meningkat namun tidak disertai dengan perubahan tarif iklan maka sangat mungkin pengiklan yang pada awalnya menginvestasikan biaya iklannya di Top Skor beralih ke Progol. Terlebih lagi template atau penempatan iklan di Progol lebih menarik dan kreatif dibanding dengan Top Skor.
Poin keempat kembali menyoal tentang rubrik atau laporan yang ada pada Progol. Harian Progol sudah ‘mencuri’ start untuk memulai adanya laporan khsus tentang penyelenggaraan Sea Games 2011 yang diselenggarakan di Palembang dan Jakarta akhir tahun nanti. Hal ini kembali bisa menjadi ancaman bagi Top Skor khususnya untuk periode menjelang diselenggarakan Sea Games tersebut. Tentunya untuk akses informasi berita dan peliputan tentang Sea Games Progol sudah memiliki nya. Bahkan bisa saja nantinya tercipta top of mind di masyarakat bahwa koran ‘khusus’ Sea Games adalah Progol. Hal ini harus diperhatikan oleh Manajemen Top Skor.
Poin yang cukup penting adalah ketika kompetitor memiliki harga produk yang lebih murah. Itulah yang dialami oleh Top Skor. Harian Progol dengan setiap halamannya full collour hanya memberikan harga  Rp 2000 bandingkan dengan Top Skor yang hanya sekitar 4 halaman yang berwarna dan menghargai produknya senilai Rp 3500. Jadi, apabila dibandingkan dengan uang Rp 4000 masyarakat bisa membeli dua edisi Progol namun hanya satu edisi jika ingin membeli Top Skor. Untuk itu Top Skor harus kerja keras guna mencari solusi agar konsumennya tidak berpindah ke Progol. Memang disini ada sisi yang lebih unggul dari      Top Skor  yang mampu menerbitkan sejumlah 16 halaman untuk rata-rata produksinya setiap edisi dibanding Progol yang hanya berjumlah 12 halaman.







Referensi


Harian olahraga  Top Skor edisi Kamis 17 Maret 2011 vol. 07 no. 058
Harian Olahraga Progol edisi Rabu 23 Maret 2011 edisi 403


Pengenalam materi ekonomi media juga diambil dari
MEDIA ECONOMICS : UNDERSTANDING MARKETS, INDUSTRIES AND CONCEPT
ALAN B. ALBARRAN
LOWA STATE UNIVERSITY PRESS/ AMES
FIRST EDITION,1996

Tidak ada komentar:

Posting Komentar